VoyForums

VoyUser Login optional ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 1[2]345678910 ]
Subject: Re: SERAT KALATIDHA & Sekilas Tentang R. Ng. Ronggowarsito


Author:
iman (happy)
[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]
Date Posted: 10:27:14 07/08/08 Tue

>SERAT KALATIDA
>
>Sinom
>1. Mangkya darajating praja
>Kawuryan wus sunyaturi
>Rurah pangrehing ukara
>Karana tanpa palupi
>Atilar silastuti
>Sujana sarjana kelu
>Kalulun kala tida
>Tidhem tandhaning dumadi
>Ardayengrat dene karoban rubeda
>
>Keadaan negara waktu sekarang, sudah semakin merosot.
>Situasi (keadaan tata negara) telah rusah, karena
>sudah tak ada yang dapat diikuti lagi.
>Sudah banyak yang meninggalkan
>petuah-petuah/aturan-aturan lama.
>Orang cerdik cendekiawan terbawa arus Kala Tidha
>(jaman yang penuh keragu-raguan).
>Suasananya mencekam. Karena dunia penuh dengan
>kerepotan.
>
>2. Ratune ratu utama
>Patihe patih linuwih
>Pra nayaka tyas raharja
>Panekare becik-becik
>Paranedene tan dadi
>Paliyasing Kala Bendu
>Mandar mangkin andadra
>Rubeda angrebedi
>Beda-beda ardaning wong saknegara
>
>Sebenarnya rajanya termasuk raja yang baik,
>Patihnya juga cerdik, semua anak buah hatinya baik,
>pemuka-pemuka masyarakat baik,
>namun segalanya itu tidak menciptakan kebaikan.
>Oleh karena daya jaman Kala Bendu.
>Bahkan kerepotan-kerepotan makin menjadi-jadi.
>Lain orang lain pikiran dan maksudnya.
>
>3.Katetangi tangisira
>Sira sang paramengkawi
>Kawileting tyas duhkita
>Katamen ing ren wirangi
>Dening upaya sandi
>Sumaruna angrawung
>Mangimur manuhara
>Met pamrih melik pakolih
>Temah suka ing karsa tanpa wiweka
>
>Waktu itulah perasaan sang Pujangga menangis, penuh
>kesedihan,
>mendapatkan hinaan dan malu, akibat dari perbuatan
>seseorang.
>Tampaknya orang tersebut memberi harapan menghibur
>sehingga sang Pujangga karena gembira hatinya dan
>tidak waspada.
>
> 4.Dasar karoban pawarta
>Bebaratun ujar lamis
>Pinudya dadya pangarsa
>Wekasan malah kawuri
>Yan pinikir sayekti
>Mundhak apa aneng ngayun
>Andhedher kaluputan
>Siniraman banyu lali
>Lamun tuwuh dadi kekembanging beka
>
>Persoalannya hanyalah karena kabar angin yang tiada
>menentu.
>Akan ditempatkan sebagai pemuka tetapi akhirnya sama
>sekali tidak benar,
>bahkan tidak mendapat perhatian sama sekali.
>Sebenarnya kalah direnungkan, apa sih gunanya menjadi
>pemuka/pemimpin ?
>Hanya akan membuat kesalahan-kesalahan saja.
>Lebih-lebih bila ketambahan lupa diri, hasilnya tidak
>lain hanyalah kerepotan.
>
>5. Ujaring panitisastra
>Awewarah asung peling
>Ing jaman keneng musibat
>Wong ambeg jatmika kontit
>Mengkono yen niteni
>Pedah apa amituhu
>Pawarta lolawara
>Mundhuk angreranta ati
>Angurbaya angiket cariteng kuna
>
>Menurut buku Panitisastra (ahli sastra), sebenarnya
>sudah ada peringatan.
>Didalam jaman yang penuh kerepotan dan kebatilan ini,
>orang yang berbudi tidak terpakai.
>Demikianlah jika kita meneliti. Apakah gunanya
>meyakini kabar angin akibatnya hanya akan menyusahkan
>hati saja. Lebih baik membuat karya-karya kisah jaman
>dahulu kala.
>
>6. Keni kinarta darsana
>Panglimbang ala lan becik
>Sayekti akeh kewala
>Lelakon kang dadi tamsil
>Masalahing ngaurip
>Wahaninira tinemu
>Temahan anarima
>Mupus pepesthening takdir
>Puluh-Puluh anglakoni kaelokan
>
>Membuat kisah lama ini dapat dipakai kaca benggala,
>guna membandingkan perbuatan yang salah dan yang betul.
>Sebenarnya banyak sekali contoh -contoh dalam
>kisah-kisah lama,
>mengenai kehidupan yang dapat mendinginkan hati,
>akhirnya "nrima"
>dan menyerahkan diri kepada kehendak Tuhan.
>Yah segalanya itu karena sedang mengalami kejadian
>yang aneh-aneh.
>
>7. Amenangi jaman edan
>Ewuh aya ing pambudi
>Milu edan nora tahan
>Yen tan milu anglakoni
>Boya kaduman melik
>Kaliren wekasanipun
>Ndilalah karsa Allah
>Begja-begjane kang lali
>Luwih begja kang eling lawan waspada
>
>Hidup didalam jaman edan, memang repot.
>Akan mengikuti tidak sampai hati, tetapi kalau tidak
>mengikuti geraknya jaman
>tidak mendapat apapun juga. Akhirnya dapat menderita
>kelaparan.
>Namun sudah menjadi kehendak Tuhan. Bagaimanapun juga
>walaupun orang yang lupa itu bahagia namun masih lebih
>bahagia lagi orang yang senantiasa ingat dan waspada.
>
>8. Semono iku bebasan
>Padu-padune kepengin
>Enggih mekoten man Doblang
>Bener ingkang angarani
>Nanging sajroning batin
>Sejatine nyamut-nyamut
>Wis tuwa arep apa
>Muhung mahas ing asepi
>Supayantuk pangaksamaning Hyang Suksma
>
>Yah segalanya itu sebenarnya dikarenakan keinginan
>hati. Betul bukan ?
>Memang benar kalau ada yang mengatakan demikian.
>Namun sebenarnya didalam hati repot juga. Sekarang
>sudah tua,
>apa pula yang dicari. Lebih baik menyepi diri agar
>mendapat ampunan dari Tuhan.
>
>9.Beda lan kang wus santosa
>Kinarilah ing Hyang Widhi
>Satiba malanganeya
>Tan susah ngupaya kasil
>Saking mangunah prapti
>Pangeran paring pitulung
>Marga samaning titah
>Rupa sabarang pakolih
>Parandene maksih taberi ikhtiyar
>
>Lain lagi bagi yang sudah kuat. Mendapat rakhmat Tuhan.
>Bagaimanapun nasibnya selalu baik.
>Tidak perlu bersusah payah tiba-tiba mendapat anugerah.
>Namun demikian masih juga berikhtiar.
>
>10. Sakadare linakonan
>Mung tumindak mara ati
>Angger tan dadi prakara
>Karana riwayat muni
>Ikhtiyar iku yekti
>Pamilihing reh rahayu
>Sinambi budidaya
>Kanthi awas lawan eling
>Kanti kaesthi antuka parmaning Suksma
>
>Apapun dilaksanakan. Hanya membuat kesenangan pokoknya
>tidak menimbulkan persoalan.
>Agaknya ini sesuai dengan petuah yang mengatakan bahwa
>manusia itu wajib ikhtiar,
>hanya harus memilih jalan yang baik.
>Bersamaan dengan usaha tersebut juga harus awas dan
>waspada agar mendapat rakhmat Tuhan.
>
>11. Ya Allah ya Rasulullah
>Kang sipat murah lan asih
>Mugi-mugi aparinga
>Pitulung ingkang martani
>Ing alam awal akhir
>Dumununging gesang ulun
>Mangkya sampun awredha
>Ing wekasan kadi pundi
>Mula mugi wontena pitulung Tuwan
>
>Ya Allah ya Rasulullah, yang bersifat murah dan asih,
>mudah-mudahan memberi pertolongan kepada hambamu
>disaat-saat menjelang akhir ini.
>Sekarang kami telah tua, akhirnya nanti bagaimana.
>Hanya Tuhanlah yang mampu menolong kami.
>
>12. Sageda sabar santosa
>Mati sajroning ngaurip
>Kalis ing reh aruraha
>Murka angkara sumingkir
>Tarlen meleng malat sih
>Sanityaseng tyas mematuh
>Badharing sapudhendha
>Antuk mayar sawetawis
>BoRONG angGA saWARga meSI marTAya
>
>Mudah-mudahan kami dapat sabar dan sentosa,
>seolah-olah dapat mati didalam hidup.
>Lepas dari kerepotan serta jauh dari keangakara
>murkaan.
>Biarkanlah kami hanya memohon karunia pada MU agar
>mendapat ampunan sekedarnya.
>Kemudian kami serahkan jiwa dan raga dan kami.
>
>==========================================
>
>PUJANGGA R. Ng. Ronggowarsito
>
>R. Ng. Ronggowarsito terlahir dengan nama kecil Bagus
>Burham pada tahun 1728 J atau 1802 M, putra dari RM.
>Ng. Pajangsworo. Kakeknya, R.T. Sastronagoro yang
>pertama kali menemukan satu jiwa yang teguh dan bakat
>yang besar di balik kenakalan Burham kecil yang memang
>terkenal bengal. Sastronagoro kemudian mengambil
>inisiatif untuk mengirimnya nyantri ke Pesantren
>Gebang Tinatar di Ponorogo asuhan Kyai Kasan Besari.
>
>Menjelang dewasa (1813 Masehi), ia pergi berguru
>kepada Kyai Imam Besari dipondok Gebang Tinatar.
>Tanggung jawab selama berguru itu sepenuhnya
>diserahkan pada Ki Tanudjaja. Ternyata telah lebih dua
>bulan, tidak maju-rnaju, dan ia sangat ketinggalan
>dengan teman seangkatannya. Disamping itu, Bagus
>Burham di Panaraga mempunyai tabiat buruk yang berupa
>kesukaan berjudi. Dalam tempo kurang satu tahun bekal
>500 reyal habis bahkan 2 (dua) kudanyapun telah
>dijual. Sedangkan kemajuannya dalam belajar belum
>nampak., Kyai Imam Besari menyalahkan Ki Tanudjaja
>sebagai pamong yang selalu menuruti kehendak Bagus
>Burham yang kurang baik itu. Akhirnya Bagus Burham dan
>Ki Tanudjaja dengan diam-diam menghilang dari Pondok
>Gebang Tinatar menuju ke Mara. Disini mereka tinggal
>di rumah Ki ngasan Ngali saudara sepupu Ki Tanudjaja.
>Menurut rencana, dari Mara mereka akan menuju ke
>Kediri, untuk menghadap Bupati Kediri Pangeran Adipati
>cakraningrat. Namun atas petunjuk Ki Ngasan Nga1i,
>mereka berdua tidak perlu ke Kediri, melainkan cukup
>menunggu kehadiran Sang Adipati Cakraningrat di Madiun
>saja, karena sang Adi pati akan mampir di Madiun dalam
>rangka menghadap ke Kraton Surakarta.
>
>Mas Rangga Panjanganom melaksanakan pernikahan dengan
>Raden Ajeng Gombak dan diambil anak angkat oleh Gusti
>panembahan Buminata. Perkawinan dilaksanakan di
>Buminata. Saat itu usia Bagus Burham 21 tahun. Setelah
>selapan (35 hari) perkawinan, keduanya berkunjung ke
>Kediri, dalam hal ini Ki Tanudjaja ikut serta. Setelah
>berbakti kepada mertua, kemudianBagus Burham mohon
>untuk berguru ke Bali yang sebelumnya ke Surabaya.
>Demikian juga berguru kepada Kyai Tunggulwulung di
>Ngadiluwih, Kyai Ajar Wirakanta di Ragajambi dan Kyai
>Ajar Sidalaku di Tabanan-Bali. Dalam kesempatan
>berharga itu, beliau berhasil membawa pulang beberapa
>catatan peringatan perjalanan dan kumpulan
>kropak-kropak serta peninggalan lama dari Bali dan
>Kediri ke Surakarta.
>
>Setelah neneknya RT. Sastranegara wafat pada tanggal
>21 April 1844, R.Ng. Ranggawarsita diangkat menjadi
>Kaliwon Kadipaten Anom dan menduduki jabatan sebagai
>Pujangga keraton Surakarta Hadiningrat pada tahun
>1845. Pada tahun ini juga, Ranggawarsita kawin lagi
>dengan putri RMP. Jayengmarjasa. Ranggawarsita wafat
>pada tahun 1873 bulan Desember hari Rabu pon tanggal
>24.

[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]


VoyUser Login ] Not required to post.
Post a public reply to this message | Go post a new public message
* Notice: Posting problems? [ Click here ]
* HTML allowed in marked fields.
Message subject (required):

Name (required):

  Expression (Optional mood/title along with your name) Examples: (happy, sad, The Joyful, etc.) help)

  E-mail address (optional):

Type your message here:

Choose Message Icon: [ View Emoticons ]

Notice: Copies of your message may remain on this and other systems on internet. Please be respectful.

[ Contact Forum Admin ]


Forum timezone: GMT+7
VF Version: 2.94, ConfDB:
Before posting please read our privacy policy.
VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems.
Copyright © 1998-2008 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved.