VoyForums

VoyUser Login optional ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 12[3]45678910 ]
Subject: ada yang lagi bicara ttg pernikahan <-- uhuiii ;p


Author:
beruang item
[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]
Date Posted: 11:12:31 11/16/05 Wed

hm .. saya setuju dengan tulisan salah satu penghuni rumah FS yang lagi bicara ttg pernikahan, tapi pernikahan bukan untuk diabaikan begitu saja. buat saya saat ini persepsi dalam benak, jiwa, dan hati saya adalah pernikahan yang dilakukan oleh perempuan dan perempuan lho, jadi saya mo bahas itu secara perempuan dan perempuan.
wah ternyata ada juga kebutuhan untuk 'siap-siap' ndak cuman sekedar nikah aja. apa sih yang musti diperhatiin sewaktu mo menikah ama pasangan kita? kenapa sampe ada yg takut menikah .. hm pasti ada sebabnya khan? tulisan di bawah ini bisalah pelan2 membuka wawasan kesiapan mental kita mo menikah.. yuk baca ;)

Banyak alasannya tentu kenapa jadi takut pas menjelang mo nikah. Masalah seperti ini kadang memang akan sering dialami oleh pasangan yang akan segera menikah. Khususnya mempelai wanita. sayah laki2 lho ;p
Banyak hal-hal yang berkecambuk didalam pikiran kita. Apakah nanti pesta akan berjalan dengan lancar? Apakah acara akan berjalan sesuai dengan rencana yang sudah di persiapkan, tampil sempurnakah nanti diatas pelaminan? atau bahkah, bisa saja timbul pertanyaan mengenai keyakinan kembali untuk menikahi pasangan kita. Yah..semua pertanyaan serta ketidakyakinan kadang-kadang sering menghantui kita. Sehingga pada akhirnya akan membawa kita, mengalami rasa takut ataupun depresi.

Saat Anda memutuskan untuk menikah, berarti Anda sudah menyatakan diri bahwa Anda sudah siap dan mantap untuk hidup berdampingan seumur hidup dengan pasangan Anda. Dan berarti Anda juga akan siap menerima segala sesuatu yang akan Anda lalui suatu saat nanti bersama dengan pasangan yang Anda cintai. Kecemasan dan ketakutan menjelang pernikahan adalah sesuatu yang wajar dan memang biasa terjadi, tapi jangan sampai mengganggu fisik dan mental Anda. Sebuah pernikahan bukan hanya penyatuan dua orang insan, tapi juga penyatuan dua keluarga beserta kultur yang berbeda dari pasangan kita. Maka dari itu haruslah kita menyadari, bahwa menikah itu bukan lah keputusan yang mudah. Yakinkanlah diri Anda terlebih dahulu. Apakah Anda merasa siap dan yakin, bahagia hidup bersama dengan pasangan Anda kelak?

Faktor kesiapan serta pendapat yang berbeda

Mempertahankan sebuah pernikahan juga bukan suatu hal yang mudah, tapi jika kita sudah punya niat yang tulus dan kuat, maka akan selalu ada kemudahan-kemudahan yang kita dapatkan kelak. Jika Anda berdua telah cukup lama membina hubungan, berarti sebenarnya sudah cukup mengenal kebiasaan dan perilaku masing-masing. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kesiapan seseorang untuk memasuki rumah tangga seperti tingkat pemahaman, pola pikir, kelas sosial, lingkungan masyarakat, kebiasaan-kebiasaan dan lain-lain.

Anda perlu menyadari bahwa Anda dan pasangan Anda memiliki cara pandang dan persepsi yang berbeda. Tak semua orang memiliki pendapat yang sama. Karena itu, Anda perlu menerima perbedaan-perbedaan yang ada antara Anda berdua. Jangan berusaha memaksakan kehendak untuk mengubah kebiasaan atau perilaku pasangan Anda sesuai dengan keinginan Anda. Dan yang paling penting adalah jangan pernah beranggapan bahwa, hanya prinsip Andalah yang selalu benar. Bila itu terjadi, apa pun yang dilakukan pasangan Anda akan selalu keliru di mata Anda. Hal ini akan memicu konflik-konflik emosional dan juga pertengkaran. Daripada memfokuskan pikiran pada perbedaan yang bisa mengganggu hubungan, lebih baik Anda menikmati berbagai kecocokan yang Anda miliki.

Jika tidak menyukai sesuatu hal yang dilakukan pasangan, janganlah mengkritiknya berulang-ulang. Jangan pula melontarkan ucapan yang bernada sinis. Akan lebih bijaksana jika Anda mengungkapkan apa yang Anda rasakan tanpa memancing kemarahannya. Dengarkanlah pendapatnya sehingga Anda berdua bisa saling menghargai. Masalah perbedaan-perbedaan serta selera, memang akan selalu menghiasi suatu hubungan. Maka dari itu janganlah sampai mengganggu hubungan Anda. Suatu saat, bukan tak mungkin Anda menghadapi perbedaan persepsi tentang masalah yang lebih serius. Cobalah Anda renungkan kembali, mungkin saja budaya dan kebiasaan keluarga Anda dan keluarga pasangan Anda memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Jika sangat mencolok, berarti waktu yang Anda perlukan untuk menyelaraskan kebiasaan Anda berdua mungkin akan makin banyak. Bila ingin memperbaiki sikap kekasih, Anda perlu bersabar. Jangan sampai ia merasa jenuh, tersinggung, atau merasa dibelenggu oleh kritik Anda.

Dari semua hal-hal diatas, hanya Andalah yang tahu. Apakah Anda sudah siap berkomitmen dengan pasangan Anda sehingga memutuskan untuk mengikatkan hubungan ke jenjang pernikahan. Jika Anda sudah mantap, dan mampu berkata siap. Maka ketakutan menjelang pernikahan, tidak akan Anda alami.

Banyak membaca dan mintalah saran

Ada baiknya jika Anda mencari buku-buku seputar pernikahan. Agar bisa lebih matang dalam mengambil sikap. Jangan malu-malu untuk meminta saran dan nasehat dari orang yang lebih tua yang sudah punya pengalaman lebih dari Anda. Toh saran-saran dari orang lain memang sangat kita perlukan. Dengan begitu, Anda akan lebih merasa percaya diri dan tidak kenal rasa takut untuk memutuskan hubungan Anda dan pasangan sampai kejenjang yang lebih sakral.

sep .. nah begitulah tips mo menikah ;)
jangan pernah takut untuk menikah.
hm sapa mau menikah dengan saya??

tata senyum2
duda neh ;p

[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]

Replies:
[> Subject: Saat Melati Mekar


Author:
arie
[Edit]

Date Posted: 16:00:07 11/18/05 Fri

SAAT MELATI MEKAR

Kenapa harus berpijak pada hari?
Bukankah semua kehidupan terhitung padanya?
Maka tak usahlah menghitung
Dia pasti akan terhirup,
mau tak mau.

Kenapa harus dirasa bunga – bunga lambang itu?
Pastilah nanti kau kan mencumbunya
Rasakan indah harumnya,
siang dan malam.
Reguk pasti kelopak demi kelopak
Gelambir yang terlepas
Satu demi luruhnya
Satu demi puncaknya

Kenapa harus tangisi takutmu atasnya?
Lelahmu kan sampai melesak
Risaukan mahkotamu, itu tak perlu
Peluk sajalah semua, sampai habis tak tersisa
Sampai tandas tak pernah jadi bekas
Tetap semuanya akan tercium

Kenapa harus kau bertanya?
Satu dan lalu seterusnya
Toh, nanti kau kan icipi juga
Hari yang jadi melati hidupmu…

Bandung, September 2003
ARie DAndaraga

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: jangan permasalahkan hal kecil


Author:
ka-werrrd
[Edit]

Date Posted: 14:36:57 12/03/05 Sat

Don't Sweat A Small Stuff

When I need love
When I need soulmate in this life
When I need a woman as love of my soul
When I need a woman to be my wife
And I do love a woman to be my wife

Suddenly, she came
Offer me a bowl of love
to fill my empty life, to brighten my dry soul

Sudedenly, I recognized...
She herself do need a wife for her love
'Cause she used to be a husband for her soulmate
To release her wing into the endless sky

Fraedom!
Frae mornin' sun till dine

(Ya Allah, ini bukan masalah, gitu lhoooooo......)

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: pernikahan adalah hal yang teramat indah dalam idup


Author:
beruang item
[Edit]

Date Posted: 13:24:23 12/17/05 Sat

hm, beberapa waktu aku menikahkan beberapa pasangan. yang masing2 memiliki karakter dan latar sendiri2. melihat mereka semua, hm indah sekali. memadukan kehidupan masing2 dalam sebuah mahligai yang dilakukan secara dewasa dan bertanggung-jawab. ndak hanya bicara cinta dan ... buzzz ... setelah nafsu lenyap hanyalah tinggal sisa2nya .. hm pergi, pisah tanpa komitmen apalagi ini hanya hub ce dgn ce yang di Indonesia ndak ada landasan hukumnya. kalo mo dipikir sederhana yah emang sederhana dan biasa. tapi apa ya emang gitu? hm ... hanya sekedar obrolan yang semuanya dianggap angin lewat gitu ya? hm .. ada kala kita seriuz dan ada kala kita santai aja memandang hidup. karena ada hal2 tertentu yang jika dipikir berat juga buat apa, ndak ada untungnya. tapi ada hal yang menyangkut hati dan harga diri yang musti diperhatikan baik2 serta dituntut keseriusannya menjalani hidup berpasangan dengan belahan hati.
hm .. kayaknya tambah tua tambah nyaman berkompromi dalam hidup. akh indah juga ketika dalam hidup ini rasa toleransi dalam hidup bisa kita lakukan dengan kesungguhan, apalagi dengan pasangan kita yang bersama2 dengan kita berkomitmen menjalani hidup dalam susah dan bahagia. itu fungsi sebuah pernikahan.

tata pingin nikah lagi ..
akh ...

[ Post a Reply to This Message ]


VoyUser Login ] Not required to post.
Post a public reply to this message | Go post a new public message
* Notice: Posting problems? [ Click here ]
* HTML allowed in marked fields.
Message subject (required):

Name (required):

  Expression (Optional mood/title along with your name) Examples: (happy, sad, The Joyful, etc.) help)

  E-mail address (optional):

Type your message here:

Choose Message Icon: [ View Emoticons ]

Notice: Copies of your message may remain on this and other systems on internet. Please be respectful.

[ Contact Forum Admin ]


Forum timezone: GMT+7
VF Version: 2.94, ConfDB:
Before posting please read our privacy policy.
VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems.
Copyright © 1998-2008 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved.