VoyForums

VoyUser Login optional ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 12345[6]78910 ]
Subject: Cerita dari antah barantah...


Author:
Xienia
[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]
Date Posted: 07:15:42 12/27/04 Mon

Ada suatu cerita dari negri antah barantah nih.
Dalam suatu gedung pertunjukan berlangsunglah suatu operet. Penonton berjubel. Semua menikmati operet tersebut. Ada yang tertawa, menangis, dan ada juga yang marah menyaksikan operet tersebut.

Namun tak ada satupun menyadari, ada sesosok wanita duduk dilantai disudut gedung itu ikut mnyaksiksn pertunjukan. Dengan kedua kaki ditekuk, kedua siku menempel di lutut, kedua telapak tangan menempel di pipi kiri dan kanannya, sambil sesekali menyeka air mata yang jatuh.

Ingin sekali dia menyapa mereka yang hadir.
Ingin sekali dia meminta tisu untuk mengeringkan airmatanya.
Tapi dia tidak sanggup..
Bagaimana kalau mereka bertanya “kamu kenapa?”
Akankah realita yang dimilikinya dianggap omong kosong belaka?

Dia tetap memilih untuk duduk ditempat, sambil terus menyeka airmatanya..

Saat operet itu usai.. Lewatlah salah seorang pemeran utama dari operet itu dengan tertatih tatih kesakitan di depan si sosok wanita ini. Dengan ragu di sapanya pemeran utama itu “Hai..”
Pemeran utama menoleh kaget, lalu tersenyum tulus “oh hay..!..”
Pemeran utama mengulurkan tangannya membantu sosok wanita itu berdiri, dengan sempoyongan, karena kakinya sudah lama tertekuk hingga terasa lemas saat dipakai untuk berdiri. Mereka berjalan bergandengan keluar gedung “Cari makan yuk! Kita ngobrol2” Ajak pemeran utama. Si Sosok wanita hanya mengangguk.
Aneh bin ajaib! Dua orang wanita yang saat berjalan sendiri sempoyongan dan tertatih tatih itu, bisa berjalan tegap dan mantap setelah bergandengan tangan… Seolah gandengan tangan mereka memiliki kekuatan yang tak terlihat yang menopang mereka…

Bla…bla…bla…
Bla…bla…bla…
(ini perbincangan mereka saat makan. Karena ngobrolnya sambil makan, mulutnya kepenuhan hehe… ya.. yang ngerti pembicaraannya Cuma mereka berdua)

Setelah makan dan ngobrol, mereka kembali ke depan pintu gedung. Si sosok wanita bertanya “Apa rencanamu selanjutnya?”
“Aku sudah tidak mau lagi masuk ke gedung itu, menyakitkan…” Jawab pemeran utama “..kalau kamu?”
“Aku mau masuk lagi ke gedung itu” Jawab si sosok wanita dengan mata menerawang ke arah gedung pertunjukan
“Untuk apa? Hilangkanlah benci, dan dendam, bila benci dan dendam itu ada dhatimu, lupakanlah semua, marilah kita mulai hidup yang baru dengan bertemu orang2 baru dan suasana hati yang baru”
Nasihat si pemeran utama dengan bijak.

Si sosok wanita tertunduk, dia mulai mengendurkan genggaman tangannya, hatinya mulai marah berteriak “kalian bisa melepaskan jeritan hati kalian dengan bebas di gedung itu, hingga beban kalian bisa berkurang. Apakah aku tidak boleh melepaskan jeritan hatiku yang sempat terpasung????!!!! Aku juga ingin mengurangi beban ku!! Apakah aku salah?? Kalian egois semua!!” Lama dia tertunduk, dan jari jemari.nya satu persatu mulai dia lepaskan dari tangan pemeran utama. Saat tertinggal 1 jemari lagi yang siap dia lepaskan, untuk kemudian pergi meninggalkan pemeran utama, di dongakannya wajahnya, dia tersentak kaget, disambarnya kembali tangan pemeran utama itu dan digenggamnya erat. Wajah si pemeran utama sangat kuyu, letih dan sedang berusaha menahan sakit yang amat sangat. Si sosok wanita menundukan kepalanya lagi,dengan hati tidak berucap apapun.. hanya terdiam… lalu dia mendongakkan wajahnya dengan senyum tulus di wajah
“Tidak ada benci di hatiku, tidak ada dendam di hatiku,dan sama sekali tidak ada niat untuk membuka aib orang lain..aku hanya ingin penonton tahu cerita yang sebenarnya tanpa ada bagian kecilpun yang disembunyikan. Aku ingin penonton menilai operet itu secara keseluruhan…”
“Apa yang ingin kamu lakukan?” Tanya si pemeran utama
“Hmm.. detailnya aku belum tahu, tapi secara garis besar.. hmm.. gini aku kasih ilustrasi.. kamu tahu puzzle kan? Nah Puzzle itu sudah tersusun, tapi masih ada beberapa keeping yang belum terisi, dan ada beberapa keeping yang menempati posisi tidak semestinya.. Aku hanya melemparkan keping2 puzzle yang selama ini ter/disembunyi, dan biarlah para penonton itu yang menyusun keping2 yang kulemparkan pada tempat yang seyogjanya.. aku ga mau ikut nyusun. Aku juga capek!, aku sudah lama menilai bahwa para penonton itu kebanyakan smart, baik dan bijak. Aku sangat percaya pada kemampuan mereka dalam menyusun puzzle dengan baik dan semestinya. Setelah itu ya aku tinggalkan gedung ini”
Si pemeran utama tidak berkomentar, dia hanya terdiam, lalu perlahan berjalan menjauhi gedung pertunjukan. Sedangkan si sosok wanita masuk kembali ke gedung pertunjukan dengan tatapan mata yang terus tertuju pada pemeran utama yang semakin jauh dri gedung, tapi tangan mereka masih tetap saling bergenggaman.
Bingung kan?! Ya namanya juga cerita antah berantah, jadinya yg kayak gitu masih bisa dimungkinkan … ceritanya maksa nih

[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]

Replies:
[> Subject: ditunggu lho...


Author:
uni lugu
[Edit]

Date Posted: 07:40:59 12/27/04 Mon

pagii....xenia....!!aku menikmati setiap ceritamu,ditunggu ya cerita2 selanjutnya...

[ Post a Reply to This Message ]


VoyUser Login ] Not required to post.
Post a public reply to this message | Go post a new public message
* Notice: Posting problems? [ Click here ]
* HTML allowed in marked fields.
Message subject (required):

Name (required):

  Expression (Optional mood/title along with your name) Examples: (happy, sad, The Joyful, etc.) help)

  E-mail address (optional):

Type your message here:

Choose Message Icon: [ View Emoticons ]

Notice: Copies of your message may remain on this and other systems on internet. Please be respectful.

[ Contact Forum Admin ]


Forum timezone: GMT+7
VF Version: 2.94, ConfDB:
Before posting please read our privacy policy.
VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems.
Copyright © 1998-2008 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved.