VoyForums
[ Show ]
Support VoyForums
[ Shrink ]
VoyForums Announcement: Programming and providing support for this service has been a labor of love since 1997. We are one of the few services online who values our users' privacy, and have never sold your information. We have even fought hard to defend your privacy in legal cases; however, we've done it with almost no financial support -- paying out of pocket to continue providing the service. Due to the issues imposed on us by advertisers, we also stopped hosting most ads on the forums many years ago. We hope you appreciate our efforts.

Show your support by donating any amount. (Note: We are still technically a for-profit company, so your contribution is not tax-deductible.) PayPal Acct: Feedback:

Donate to VoyForums (PayPal):

Tuesday, May 05, 3:53:04Login ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 12[3] ]
Subject: Re: Klarifikasi


Author:
Tebing Curam
[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]
Date Posted: 00:44:47 10/21/05 Fri
In reply to: Prince 's message, "Klarifikasi" on 19:10:29 10/20/05 Thu


>Hi....
>
>
>>Betul, tapi ingat, pohon sebagus apapun juga bisa
>>menghasilkan buah yang busuk
>

Tambahan:
Pohon bagus yang lebih banyak menghasilkan buah busuk dibanding buah yang baik, maka perlu ditanya, apa yg salah dengan pohon tersebut?
Intropeksi diri dan perbaiki........
Sesudah itu ternyata tetap tidak membaik, malah semakin banyak menghasilkan buah yg busuk, maka sudah selayaknya ditebang. Jangan sampai racun buah itu menyebar dan mengotori tempat sekitarnya.


>Kalau ada saudara berbuat salah, gue tidak akan
>menutupi, gue juga tidak akan mengingkari kalau dia
>saudara gue. Tapi gue tetap akan berdiri disisinya.
>Kalau perlu ikut bersama2 menanggung dosanya. Meski
>gue tidak sependapat dengan tingkahnya!
>Bisa dicerna?
>

Tebing:
SALAH BESAR. Sebagai saudara, anda harus menyadarkan dia, bukan malah berdiri di sisi dia untuk mendukung kesalahannya, lalu sama-sama loncat ke jurang, justru sebagai saudara sejati, yang harus anda lakukan adalah menyadarkan dia, bukan malah menjerumuskan dia .


>>Tak ada oknum, artinya anda setuju bila nama Dao
>>menjadi rusak, itu adalah ulah saudara dalam tubuh
>>sendiri,bukan ulah saudara yang menjadi oknum.
>>Kehancuran dimulai dari dalam tubuh sendiri.
>
>sorry.... menurut gue nama Tao tidak akan rusak hanya
>karen ulah manusia (siapapun dia).
>Matahari tetaplah matahari, mungkin suatu saat
>sinarnya tertutup awan, tetapi matahari tetaplah
>matahari.
>

Tebing:
Hakekat Dao (the essence of Dao) tak akan rusak oleh ulah manusia, tetapi Agama Dao dan perguruan DSM (bila itu nama perguruan anda) bisa rusak krn ulah orang spt itu. Bila yang rusak DSM doang, saya tak akan peduli. Bila agama Dao terseret itu dirusak, saya akan peduli.
Karena itu, DAO dan "AGAMA DAO" harus dibedakan. Bila DSM tidak menyandang nama DAO dalam ajaran dan publikasinya, saya tak akan peduli.

>>Berarti, dia ataupun anda ataupun semua daoyu tidak
>>berhak menyalahkan atau memaki orang lain, atau umat
>>beragama lain, yg berpandangan negatif terhadap
>>ajaran Dao, yg mengatakan ajaran Dao sesat dan iblis,
>>karena sikap daoyu yg mencerminkan seperti yang
>>dikatakan oleh pihak lain. Kalau begitu, daoyu harus
>>intropeksi diri, kenapa perkataan "dao identik dgn
>>sesat,iblis, dukun, mistik dll" bisa muncul di dalam
>>pandangan agama lain?
>
>Tiap orang berhak mempunyai pendapatnya sendiri.
>Misal si A berpendapat kalau Tao itu Iblis, itu adalah
>hak pribadi dia.
>Tetapi kalau dia kemudian mengungkapkan pendapatnya,
>itu berarti dia 'menyerang'. Nah 'penyerangan' inilah
>yg salah.
>
>Misal gue berpendapat kalau si X adalah iblis (itu
>adalah hak gue)
>Tapi kalau gue sebarkan berita ini, maka berarti gue
>sudah menyerang si X.
>Bedakan antar berpendapat pribadi (dlm hati) dan
>'menyerang'. Yg salah adalah 'menyerangnya.
>

Tebing:
Pendapat yang mereka kemukakan dalam BAHASA itu, harus dijadikan masukan untuk intropeksi diri, jangan langsung diartikan menyerang, tak ada asap bila tak ada apinya, wong umat Dao sendiri yg menceriminkan itu kok, tukang maki kutuk orang sampai beberin alat kelamin segala.


>>Pada akhirnya, orang spt sdr. Markus atau pendeta dll
>>tidak bisa disalahkan. Mereka menilai dari apa yg
>>mereka lihat.
>
>Menurut gue terserah saja mereka mau berpendapat apa.
>Tapi kalau kemudian mereka menyebarkan hal2 tsb,
>barulah bisa ada istilah benar dan salah.
>Ini karena hal tsb berarti memasuki wilayah privaci
>pihak lain.
>

Tebing:
Intropeksi diri....intropeksi....butuh kerendahan hati untuk itu.

>>Maafkan saya sdr. Markus, tak ada istilah oknum,
>>memang seperti inilah umat Dao yang anda lihat, anda
>>tidak salah, justru kamilah yang harus intropeksi
>>diri, kamilah yang membuat orang lain berpandangan
>>seperti ini.
>
>Eh.. sepertinya anda terlalu memaksakan diri.. jangan
>gitu lah...nyantai aja....
>Jangan mendramatisir masalah....
>Kalau gue sih nggak pusing meski misalnya Markus cs
>anggep Tao itu Iblis.
>Kalau dia mau tanya apakah benar Tao itu Iblis gue
>akan berusaha jelasin sebaik mungkin.
>Kalau dia menyebarkan fitnah bahwa Tao itu Iblis,
>barulah bisa disebut 'salah'.
>
>gitu loh.....
>
>Thx,
>Prince

Tebing:
Kalau seandainya ada umat Dao yg bertingkah seperti "iblis", apakah itu bisa disebut Benar?

[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]

Replies:
Subject Author Date
Apakah Tao kita yg paling benar ?Prince18:51:01 10/21/05 Fri


Post a message:
This forum requires an account to post.
[ Create Account ]
[ Login ]
[ Contact Forum Admin ]


Forum timezone: GMT+7
VF Version: 3.00b, ConfDB:
Before posting please read our privacy policy.
VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems.
Copyright © 1998-2019 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved.