Show your support by donating any amount. (Note: We are still technically a for-profit company, so your
contribution is not tax-deductible.)
PayPal Acct:
Feedback:
Donate to VoyForums (PayPal):
| Tuesday, May 05, 3:50:41 | [ Login ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 1, 2, [3] ] |
| Subject: Re: Bebekisme | |
|
Author: Prince |
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 14:42:57 10/23/05 Sun In reply to: Tebing Curam 's message, "Re: Bebekisme" on 20:04:19 10/21/05 Fri Hi.... >Tebing: >Jika suatu saat sang murid sudah menjadi Guru --> >berarti sudah berada dalam tataran Guru, Dalam perguruan, kadang ada beberapa senior yg sdh cukup mampu ntuk membantu Guru. Misal anda sekolah, ketika sudah SMA, maka anda tentu bisa mengajar anak SD bukan ? Walaupun status anda masih murid. >Membebek artinya sudah hantam kromo menggunakan cara >gurunya tanpa berpikir panjang akan efeknya, bahkan >bila tdk hati-hati bisa menjatuhkan ajaran Dao. Ya..dan tidak mudah untuk bisa menilai apakah org tsb membebek ataukah tidak. gue sendiri tdk berani menghakimi siapapun, siutao sifatnya untuk diri pribadi... gue merasa msh banyak kekurangan.. gue tidak merasa lbh baik dari org lain. Mungkin ad org yg merasa sdh baik shg berani mengkritik, cuma mestinya dia hrs tahu etika dan posisi. >penting Guru ku bersikap begini ke aku, maka akan >kulakukan kepada orang lain, krn cara guruku ampuh utk >menyadarkan/menyakiti/mempermalukan aku, maka akupun >yakin utk menerapkan kepada orang lain, padahal setiap >orang itu berbeda. Yup.. ini gue setuju... >Sdr. Prince, saya kok lebih melihat itu sebagai proses >belajar utk menjadi lebih baik, bukan membebek "sikap >dan tingkah laku", tetapi "sifat" dan (mungkin) >pancaran Dao Qi orang tersebut yg bisa membuat terharu >dan menyadarkan anda utk belajar lebih sabar. Iya.. tetapi hati orang siapa yg tahu.... Ketika ada 2 orang berbuat sama, kita hanya tahu luarnya saja dan tidak tahu hatinya... Kita tidak bisa tahu apakah mereka melakukannya dengan sadar atau hanya membebek. Karena itulah gue lebih suka berhati2 dan tidak memberikan penilaian apapun thd orang lain. Terlebih lagi jika gue tidak punya hak untuk itu. >Kitab Dao De Jing tidak mudah dipahami. Dao adalah >XXX, menurutku, bukan membebek, tetapi mengutip. >Kutipan yg dikutip dari buku tertentu sering dilakukan >dalam karya tulis, dgn catatan harus menyebutkan >sumber kutipannya dari mana. Jadi rasanya saya tidak >sependapat bila dikatakan MEMBEBEK. >Kutipan dalam karya tulis dilakuan utk mendukung teori >/ materi yang disampaikan, dan terkadang kutipan >tersebut dibedah dan dibahas di dalamnya. Mengutip tentu lain dengan membebek... Kalau mengutip maka orang yg mengatakannya berposisi netral. Dia akan bilang: Menurut Tao Tek Cing, Tao adalah.... Beda kalau dia bilang menurut gue Tao adalah...... Ketika ditanya kog bisa tahu ? Dia jawab, gue baca di Tao Tek Cing. Ini yg gue bilang membebek.... >Saya lebih melihat dengan mendalami kitab Daoism yg >ribuan jumlahnya, merupakan sebuah proses belajar >untuk menjadi lebih baik, jadi rasanya terlalu >berlebihan bila membaca kitab DDJ saja dikatakan >membebek. Saya tidak setuju itu. Sorri... anda salah asumsi... Membaca kitab bukanlah membebek.... Contoh membebek itu seperti yg diatas.. Cobalah amati diri anda... Ketika suatu saat anda benar2 kagum dengan ungkapan di Tao Tek Cing yg berbunyi: "Tao yg dapat dijabarkan bukanlah Tao yg sejati" dan anda benar2 merasa 'tunduk' thd Lao Tse, itu berarti anda telah benar2 mengalami setetes keAgungan TAO. Di fase ini anda akan sedikit 'malas' membaca Kitab. Semangat membaca kembali muncul kembali ketika 'pikiran' atau 'pemahaman' anda terasa sdh mentok. Dan anda kembali mencoba mencari jawaban seputar Tao lewat Kitab. Thx, Prince [ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ] |