Show your support by donating any amount. (Note: We are still technically a for-profit company, so your
contribution is not tax-deductible.)
PayPal Acct:
Feedback:
Donate to VoyForums (PayPal):
| Tuesday, May 05, 4:38:49 | [ Login ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 1, 2, [3] ] |
| Subject: Re: Uang2an | |
|
Author: Blade_eye |
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 16:56:54 03/18/06 Sat In reply to: Bobo 's message, "Uang2an" on 12:49:42 03/15/06 Wed >Mo tanya juga kenapa pada saat persemayaman orang >meninggal, pemakaman dan sembahyang di makam >berikutnya selalu dibakar uang2 an? Apa makna dari >pembakaran ini? Ada yg bisa cerita asal muasalnya? Hai Bobo ....wah anda bisa cepat maju nih ....nanya sana nanya sini ....memang siu tao harus begitu baru bisa maju . soal uang kertas yang di bakar , ceritanya banyak versinya salah satunya begini ... di daratan Tiongkok pada Zaman dahulu pada zaman kerajaan , lebih banyak rakyat yang susah dari pada yang makmur , apa lagi kalau sudah sawah kebunnya diserang hama , tikus atau kena bencana banjir , tak ada panan rakyat kelaparan dimana-mana , pada zaman itu banyak tuan-tuan tanah kaya yang kikir , pejabat korup tak perduli penderitaan rakyat . alkisah disuatu kota , hidup seorang tuan tanah yang kaya , dia mewarisi kekayaan orang tuanya ,dia sangat kikir , dia mewarisi watak kikirnya dari orang tuanya yang juga sangat terkenal kikir , tak pernah dia mau mengeluarkan uang dengan percuma / tanpa hasil ,sifat kikirnya begitu besar sampai untuk membeli keperluan sembahyang dan memperbaiki kubur orang tuanya yang mewariskan hartanya begitu banyak saja dia tak mau , karena menganggap itu hanya membuang -buang uang saja , hartanya selalu dihitung jangan sampai kurang kalau nambah boleh . suatu malam dalam tidurnya dia bermimpi , dia bermimpi bertemu dengan orang tuanya yang telah wafat , dalam mimpi dia melihat orang tuanya begitu miskin dan berteduh disebuah rumah baratap rumbia rumput , banyak lubang pada atapnya , air hujan menetes deras bocor dari atap membasahi tubuh orang tuanya , dia menyapa orang tuanya : " mengapa Papa dan Mama ada disini " jawab orang tuanya : " yah karena waktu hidup orang tuamu keliru " . waktu bangun dia terkejut , ah ternyata cuma mimpi .. tetapi dua hari berikutnya tuan tanah itu bermimpi demikian lagi , bahkan selang tiga empat hari berulang -ulang bermimpi seperti itu , sampai dia kewalahan merasa terganggu dengan mimpi ini . suatu hari istrinya menasehati sang tuan tanah untuk mencari orang pandai untuk menanyakan apa arti mimpinya . si tuan tanah setuju , kemudia diperintahkan pembantunya untuk mencari tahu orang pandai untuk memanggilnya datang , dan cerita singkatnya sang pembantu mendapatkan seorang To Su [ Tao Se ] untuk diajak kerumah majikannya . kedatangan sang To Su disambut si tuan tanah dan dijamu kemudian si tuan tanah menceritakan ganguan tidurnya yaitu mimpi tenbtang orang tuanya yang berulang ulang . setelah mendengan cerita si tuan tanah sang Tosu berkata : " hai tuan tanah yang kikir , kau ternyata anak durhaka yang masih beruntung , orang tua kamu sangat mencintaimu , meskipun kau tak mau bersembahyang dan memperbaiki kubur beliau , tetapi dia tetap sayang dengan mu , dia mengingatkan kamu untuk merubah cara hidup kamu , engakau jangan kikir seperti orang tua mu , agar supaya setelah mati tidak menjadi seperti dia yang terlihat dalam mimpi mu , engkau harus menolong orang tuamu kalau kamu tidak ingin dikatakan sebagai anak Put Hao [Durhaka ]. si tuan tanah setelah mendengar cerita sanga TO SU , menjadi ciut nyalinya , dia cepat2 bersujud didepan Sang TOSU sambil memohon : " TO SU yang baik tolonglah hamba , berilah saya petunjuk bagaimana saya bisa menolong orang tua saya , saya berjanji akan merubah sikap saya yang kikir ". melihat kesungguhan hati si tuan tanah , sang TO SU menghelai nafas panjang , dan berdiam sejenak , dia berpikir jauh keawang awang mencari cara yang tepat untuk menolong si tuan tanah . sebentar waktu kemudia dia berkata : " hai tuan tanah , kalau kau memang bersungguh-sungguh , lakukanlah apa yang menbjadi petunjuk ku , apakah kau mau ". tanpa berpikir panjang si tuan tanah mengiyakan . " baik " ujar sang To SU . " begini , kamu pergilah ke desa -desa yang miskin , carilah orang -orang yang miskin itu dan belilah uang kertas merang dari mereka dengan uang perak dan emas mu atau dengan gandum yang kau miliki , kemudia bersembahyanglah dan perbaikilah kubur orang tuamu dan persembahkan uang kertas merang yang kamu beli itu kepada orang tua mu dengan kamu bakar , lakukan lah ini setiap kamu berkunjung bersembahyang dikubur orang tua mu , " Lo dari mana kaum miskin ini punya uang kertas TO SU " si tuan tanah bertanya . " Kau lah yang harus menyuruh mereka bikin " uang kertas itu hanya berlaku di akhirat apabila ada keringatnya orang miskin " Oh begitu , baik akan saya laksanakan " ujar si tuan tanah . setelah selesai memberi nasehat demikian Sang Tosu berjalan pergi dan menghilang lenyap .......... si tuan tanah tambah ciut hatinya dan bersujud berulang ulang . demikian sedikit ceritanya ...BOBO ... semoga bermanfaat Salam Blade_eye [ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ] |
| Subject | Author | Date |
| Re: Uang2an | Bobo | 11:36:47 03/20/06 Mon |