VoyForums
[ Show ]
Support VoyForums
[ Shrink ]
VoyForums Announcement: Programming and providing support for this service has been a labor of love since 1997. We are one of the few services online who values our users' privacy, and have never sold your information. We have even fought hard to defend your privacy in legal cases; however, we've done it with almost no financial support -- paying out of pocket to continue providing the service. Due to the issues imposed on us by advertisers, we also stopped hosting most ads on the forums many years ago. We hope you appreciate our efforts.

Show your support by donating any amount. (Note: We are still technically a for-profit company, so your contribution is not tax-deductible.) PayPal Acct: Feedback:

Donate to VoyForums (PayPal):

Tuesday, May 05, 3:49:17Login ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 12[3] ]
Subject: Jelasin lagi yah...


Author:
Prince
[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]
Date Posted: 11:55:58 04/07/06 Fri
In reply to: Blade_eye 's message, "Re: Akibat mimpi jadi kodok" on 14:46:01 04/04/06 Tue

Hello Blade....

>Tentunya sdr tahu , kaum yang mendalami spiritual
>tentunya bukan belajar untuk mengantisipasi untuk
>melawan / menghadapi persenjataan modern secara phisik
>, mungkin kaum spiritual jika terpaksa akan
>menghadapinya dengan cara sosial dan moral .

Berarti spiritual hanya untuk spiritual dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan penggemblengan fisik untuk hadapi kekacauan duniawi secara fisik ya ?
Berarti penyelesaian konflik versi spiritual sama seperti kelompok HAM ya?

>dalam sejarah setahu saya tidak ada kelompok kaum
>spiritual yang bisa menahan serbuan / penindasan
>pasukan suatu kerajaan / pemerintahan biarpun
>pasukannya hanya dengan persenjataan sederhana [
>cerita serbuan pasukan kerajaan ke kuil Sauw Lim ]

Ini bisa jadi acuan yah? Siauw Lim yg kuat saja tidak mampu kog, apalagi kita-kita... :p
Eh.. apa ini bukannya satu bentuk pemikiran yg pesimistis?

>dalam statement itu maksudnya adalah , zaman dahulu
>kebiasaan dalam suatu pasukan adalah kemenangan demi
>kemenangan menjadi ukuran kehebatan pasukan , tetapi
>bukannya menyadari bisa menghindari kesalahan2 kecil
>yang menjadikan bisa maraih kemenangan dalam
>pertempuran .
>merasa hebat kemudian tak sadar akan kemajuan
>kehebatan lawan yang menjadikan tonggak awal kekalahan

Aduh.. maksudnya gimana nih ? Kasih contoh kongkrit dong...

>mungkin pasukan tibet waktu itu juga demikian ,
>setelah menderita kekalahan demi kekalahan , moral dan
>nyalinya runtuh , melihat hal demikian demi
>mempertahankan Tibet dari pendudukan bangsa asing ,
>Dailai Lama menggunakan keyakinan para umat tibet
>terhadap dirinya dengan memberikan pil kebal sebagai
>alat untuk mengobarkan semangat perlawanan melawan
>pendudukan , meskipun itu harus mengorbankan banyak
>nyawa manusia .
>Dailai Lama ingin menunjukan bahwa Tibet tidak tunduk
>kepada kaum penjajah asing , mungkin semangat yang
>dikobarkannya waktu itu adalah " daripada hidup
>terbelenggu menjadi budak penjajah , lebih baik mati
>menjadi manusia merdeka " .

Sepertinya warga Tibet itu tidak mati menjadi manusia merdeka...
Yg ikut perang memang mati, tapi yg hidup tetap dijajah.
gue kira kalau mrk sdh tahu sebelumnya jika bakal kalah, belum tentu mrk melawan dan mengorbankan jiwa sia2.
Bisajadi mereka 'menyerah' dulu sambil menyususn kekuatan.

>di DSM setahu saya tidak diajarkan belajar menahan
>benda tumpul atau tajam dengan phisik , dan tak ada
>metode2 belajar model macam begitu , yang ada belajar
>menjaga atau menjadikan phisik dan mental menjadi
>sehat , manusia yang sehat seutuhnya .

Jadi batasan oleh fisik berhenti hingga tahap sehat saja ya?
Soalnya ada yg pernah bilang kalau kita hrs selalu mengembangkan penemuan2 baru, jangan puas dan mati di satu titik.
Jadi gue pikir kalau puas dgn kondisi fisik yg sehat adalah salah satu bentuk 'berhenti belajar'.
Juga ada yg bilang kalau Siutao itu riset soal kehidupan seutuhnya. Jadi asumsi gue yah termasuk alam fisik.
Adalagi yg bilang kalau Siutao itu naluri manusia untuk survive, harus siap menghadapi berbagai tantangan hidup, jadi gue pikir ya termasuk konflik fisik (jika terpaksa).
Tapi apakah memang kita tidak diajarkan perkuat fisik untuk tahan pukul atau belum diajarkan atau kitanya sendiri yg tidak mau mengembangkan ke arah sana?
Bagaimana dg kompresi dlm Jikung, apakah tidak bisa diaplikasikan untuk tahan pukul?

Kalau CC dan ULC jika benar2 dikembangkan apakah tidak bisa jadi benar2 nyata hingga ada efek yg 'keras' thd fisik seketika itu juga ?
Mulai ngelantur lagi nih.... :p

Salam Tao,
Prince

[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]

Replies:
Subject Author Date
Re: Jelasin lagi yah...Blade_eye14:16:22 04/07/06 Fri


Post a message:
This forum requires an account to post.
[ Create Account ]
[ Login ]
[ Contact Forum Admin ]


Forum timezone: GMT+7
VF Version: 3.00b, ConfDB:
Before posting please read our privacy policy.
VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems.
Copyright © 1998-2019 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved.